Detail Berita | Daftar Berita

Temu Ilmiah

Oktober 2017, Makassar – Kopertis Wilayah IX melaksanakan Temu Ilmiah, tanggal 10 Oktober 2017.. dengan tema “Tata Kelola dan Efektivitas Pembinaan Perguruan Tinggi serta Bahaya dan Dampak Penyalahgunaan Narkoba”. Aula Ridwan Saleh Mattayang di padati sekitar 300 orang yang hadir dari kalangan Pimpinan PTS dan  Badan Penyelenggara/Yayasan, mulai jam 10.00 pagi hingga jam 16.00 sore. Koordinator Kopertis Wilayah IX, Prof. Dr. Ir. Niartiningsih, MP memberikan sambutan sekaligus membuka pelaksanaan Temu Ilmiah ini. Sebagaimana temanya, Temu Ilmiah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang akuntabiltas publik PTS dan menyampaikan kepada para stakeholder PTS mengenai program pembinaan PT.

 

Temu Ilmiah merupakan agenda rutin tahunan Kopertis Wilayah IX. Tema kali ini terkait dengan tugas pembinaan Kopertis Wilayah IX. menurut Dr. Hawignyo, MM, Sekertaris Pelaksana Kopertis Wilayah IX, dalam wawancara singkat disela-sela kesibukan beliau melayani tamunya, mengemukakan bahwa alasan memilih tema ini, dalam rangka peningkatan mutu PTS dan kondisi Indonesia dalam darurat narkoba.

 

Tiga orang pemateri dihadirkan untuk memaparkan materi yang terkait dengan tema kegiatan ini. Sesi pertama, Dr. Totok Prasetyo, M.Sc, Dir. Pembinaan Kelembagaan Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, hadir membawakan materi Kebijakan Kelembagaan Perguruan Tinggi. Totok memulai paparannya dengan menyatakan bagaimana mengelola PT secara efektif ? caranya ikuti aturan atau kebijakan PT baik manajemen PT maupun manajemen Yayasan. Selanjutnya paparan materi beliau memetakan posisi Indonesia di dunia Global, kondisi pendidikan tinggi di Indonesia, kebijakan utama mengenai Pendidikan Tinggi, dan program prioritas terbaru yakni pengembangan Pendidikan Tinggi.

 

Sesi kedua sedianya dibawakan oleh Inspektur Jenderal Kemristekdikti, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, MHum, namun karena blm sempat hadir digantikan oleh Sekertaris Itjen Kemristekdikti, Dr. Yusrial Bachtiar, Ak., MM, CA, Materi Akuntabilitas Publik Melalui Peningkatan Tata Kelola PTS, dipaparkan dalam waktu kurang lebih 2 jam dengan 2 bahasan utama,yakni Akutabilitas Pengelolaan Perguruan Tinggi dan Kebijakan Pengawasan Inspektorat Jenderal.

 

Sesi ketiga dengan materi Pembentukan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Kampus, merupakan materi terakhir dalam Temu Ilmiah ini. Brigjen Drs. Rukmianto, Kepala Badan Narkotika Prov. Sulsel. Paparan dimulai dengan menyajikan deskripsi data penyalah guna narkoba yang tinggi mulai tahun 2015-2017 dan Indonesia menjadi sasaran peredaran “gelap” narkotika. Data menunjukkan Indonesia berada dalam kondisi darurat narkoba. Rukmianto, menutup sesi ini dan Temu Ilmiah kali ini dengan mengajak seluruh stakeholder menjadi Kelompok-Kelompok Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Kampus.

 

Materi Temu Ilmiah

1. Akuntabilitas Pengelolaan PT https://drive.google.com/file/d/0B-htY326ZkOzNXd2VjBCamVJRjA/view?usp=sharing

2. P4GN Kepala BNN https://drive.google.com/file/d/0B-htY326ZkOzbVhOMDNreHJXOHM/view?usp=sharing


Materi Pembinaan PTS

Event

Komunitas

Link Pendidikan