Detail Berita | Daftar Berita

Tahun 2019, Unismuh Terakreditasi A, Ini Target Prof Jasruddin

Maret, 2018 - Makassar -- Koodinator Kopertis IX Sulawesi, Prof Dr H Jasruddin, MSi memiliki keyakinan yang sangat luar biasa bagi Unismuh Makassar. Ia menyakini bahwa kalau tidak 2018 maka paling lambat 2019, Universitas Muhammadiyah Makassar, sudah bisa mendapatkan akreditasi A.

Dia juga berharap, pada 2019 nanti, Unismuh Makassar sudah bisa masuk dalam deretan 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Sekarang ini di lingkup Kopertis IX Sulawesi baru UMI Makassar yang masuk ke dalam jajaran 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Kayakinan mantan Direktur Pascasarjana UNM ini disampaikan saat menghadiri penyerahan SK dosen baru persyarikatan Unismuh Makassar, di Kampus Unismuh Makassar, Rabu (28/3/2018).

Prof Jas sangat yakin Unismuh bisa terakreditasi A di tahun 2019, dengan melihat sumber daya dosen yang dimiliki saat ini. Sekarang ini, sebutnya, sudah ada lima prodi yang dibina terakreditasi A. “Ini sebuah kemajuan yang luar biasa,” tandas Prof Jas.

Berbicara tentang masa depan, dikatakan Prof Jasruddin, Unismuh ini adalah sebuah masa depan yang baik. Sebagai gambaran pada 2016 lalu, ada 7 perguruan tinggi terbaik di Sulsel, yakni Unhas, UNM, UIN, Politeknik Makassar, UMI dan Unismuh Makassar masuk rengking ke 7 peguruan terbaik di Sulsel.

Untuk bisa menjadi perguruan tinggi terbaik di Indonesia, telah mendorong dosen baru Unismuh ini untuk aktif mengikuti penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Minimal bisa melahirkan 41 jurnal masing-masing prodi yang terbit di media online.

Prof Jasruddin juga sangat mengapresiasi kebijakan rektor Unismuh Makassar yang secara internal menyiapkan dana penelitian maupun pengabdian yang jumlahnya tidak sedikit, yakni Rp 1 miliar lebih.

Karenanya Prof Jas sangat optimis Unismuh ke depan dapat melahirkan karya-karya ilmiah yang lebih banyak. Tidak hanya jumlah hasil penelitian yang diharapkan tetapi hasil penelitian itu memiliki HAKI.

Dia juga mengingatkan bahwa untuk bisa bersaing dengan perguruan tinggi di luar negeri, perlu menguasai bahasa asing minimal bahasa Inggris.(Nasrullah)(rls/https://inipasti.com)

Event

Komunitas

Link Pendidikan